BELAJAR SEO GRATIS
​Tanpa perlu ikutan Kursus SEO Berbayar​

​Membangun "pondasi SEO" anda dengan benar.

Belajar SEO dari praktisi SEO berpengalaman. Menggunakan Teknik SEO Terbaru, real dan tidak coba-coba. Pahami dan praktekan panduan SEO ini sebelum ikut Kursus SEO berbayar.

1. Ahrefs

2. Google

3. Ubersuggest

4. Small SEO Tools

5. Dan lainnya

1. Ranking Website

2. Traffic Organik

3. Revenue

4. Metrik SEO

Cara Riset Keyword

DEFENISI SEO
​Menyamakan persepsi terhadap SEO

SEO tidak akan pernah terpisahkan dengan pemasaran online.

Karena, SEO merupakan salah satu teknik Marketing Online yang sudah digunakan oleh banyak Digital Marketer sejak beberapa tahun silam.

Jauh sebelum Facebook dan Instagram hadir.

Menariknya lagi, SEO adalah teknik marketing online yang sudah proven. Sudah tidak terhitung website owner yang bisa meraup keuntungan menggunakan teknik ini.

Khusus bagi anda yang baru mulai, mungkin istilah SEO terdengar aneh.

Akan muncul banyak pertanyaan dibenak anda. Tapi tidak perlu khawatir. Karena melalui tulisan ini kami akan membahas SEO dari A hingga Z.

Anda tidak saja Belajar SEO Dasar, tetapi juga beberapa teknik SEO Lanjutan.

Kami berharap . . .

Dengan memahami SEO Dasar dan sekaligus SEO lanjutan. Anda bisa memulai SEO Website tanpa harus menggunakan Layanan Optimasi website.

Budget marketingnya bisa dihemat.

Untuk anda yang ingin sukses melakukan Digital Marketing, Ilmu SEO ini wajib anda kuasai. Sehingga tidak perlu lagi membayar Konsultan SEO untuk optimasi website anda.

Teknik dan Strategi SEO yang kami bagikan ini sebagian besarnya sudah terbukti.
Berhasil mendorong ranking website hingga page 1 Google.

Hanya saja, layaknya obat. Tidak bisa menyembuhkan semua orang.

Teknik dan strategi SEO ini berhasil bagi kami. Tapi, tidak ada jaminan 100% akan berhasil pula bagi anda.

Hasil sangat tergantung pada pengalaman, ilmu pendukung, sumber daya, kerja keras mencapai target serta keberuntungan (baca: nasib).

Tapi setidaknya, dengan menguasai 3 tahapan SEO seperti : Riset Keyword, Onpage SEO dan Off-Page SEO.

Akan membantu anda melakukan SEO dengan cara yang benar dan terukur.

Baik, mari kita mulai dengan pengertian SEO.

1. Apa itu SEO

Seperti biasa, untuk menyamakan persepsi.

Kita akan mulai dengan membahas pengertian SEO. Kira-kira apa itu SEO.

SEO adalah singakatan dari Search Engine Optimization. Teknik Pemasaran Online melalui mesin telusur seperti Google dengan cara mengoptimasi website kita agar masuk halaman 1 hasil pencarian.

Menggunakan SEO, kita berupaya untuk mendatangkan pengunjung "tertarget" ke website kita. Baik dari Google, Yahoo maupun bing.

Pengunjung yang benar-benar kita inginkan.

Pola pikir yang harus selalu anda miliki saat melakukan SEO adalah "bagaimana cara mendatangkan pengunjung tertarget". Bukan bagaimana cara mendatangkan pengunjung sebanyak-banyaknya.

Walaupun hanya mendapatkan 20 pengunjung/hari, tapi jika anda berhasil mengkonversinya menjadi pembeli.

Tentu saja ini merupakan pencapaian yang bagus.

Pengunjung 10.000 perhari, tidak akan berguna jika tidak sesuai dengan tujuan anda melakukan SEO. Pada banyak kasus, justru menghabiskan sumber daya anda.

Banyak pemula yang gagal, karena mengabaikan prinsip dasar ini.

Mereka tergiur untuk mengoptimasi keyword populer dengan volume pencarian yang banyak. Padahal, belum tentu mereka berhasil merankingnya.

Kalaupun ranking, belum tentu juga sesuai dengan model bisnis mereka.

Kenapa SEO

Mungkin ada yang bertanya.

Kenapa harus melakukan SEO (Search Engine Optimization). Apa alasan paling mendasar kita harus melakukan SEO Website.

Baik, kami akan jelaskan.

Simplenya, agar website kita masuk halaman 1 Google. Titik.

Dan alasan penting mengapa harus menguasai halaman 1 google adalah karena mayoritas mesin pencari hanya menampilkan 10 daftar website di halaman 1.

Peliknya, 99% pengguna internet hanya melihat halaman 1 saja dan  1%-nya saja yang membuka halaman 2 dan seterusnya.

Itulah mengapa anda harus menguasai halaman 1 google. Sehingga website anda mendapatkan 99% pengunjung tertarget yang berpeluang menjadi pembeli.

Beberapa alasan lain diantaranya adalah :

Pertama, agar website anda mudah diakses.

Dengan melakukan SEO Website, secara tidak langsung kita akan melakukan optimasi terhadap website. Mulai dari kecepatan, struktur konten, gambar dan lainnya.

Jika elemen-elemen ini sudah dioptimasi. Maka website kita akan lebih mudah diakses.

Kedua, disukai Google.

Jika website dioptimasi dengan benar. Maka Google akan menyukai website kita.

Dan sudah bisa ditebak. Jika Google menyukai website kita, maka besar kemungkinannya ditampilkan dihalaman 1 Google.

Ketiga, agar mudah ditemukan pencari informasi.

Tujuan lain kita melakukan SEO adalah agar website kita mudah ditemukan oleh pencari informasi di Google.

Semakin mudah ditemukan, semakin banyak pengunjungnya.

Diharapkan, dengan banyaknya pengunjung maka membuka peluang penjualan akan semakin besar dibandingkan tidak ada pengunjung sama sekali.

 

Kelebihan & Manfaat SEO

Satu kelebihan yang paling menonjol dari SEO adalah Trafiknya Targeted.

Mereka yang berkunjung ke website kita adalah mereka yang benar-benar butuh dengan produk dan jasa yang kita tawarkan.

Karena basis trafik Google adalah kebutuhan.

Mereka mencari sesuatu di Google karena mereka butuh solusi.

Dan inilah mengapa kami sangat menyarankan agar anda menggunakan SEO sebelum menggunakan teknik pemasaran online lainnya.

Terutama untuk bisnis yang berbasis kebutuhan.

Seperti bisnis pindahan rumah, Jasa Arsitek, Jasa Renovasi rumah, Konsultan Pajak, Jasa pembuatan PT dan lain sebagainya.

Selama basis bisnis anda adalah kebutuhan, maka SEO adalah Teknik Pemasaran online yang tepat untuk digunakan.

Lalu, apa saja manfaat SEO untuk website kita.
Simak penjelasan berikut.

1. Menaikan peringkat website

2. Meningkatkan jumlah trafik

3. Meningkatkan penjualan

4. Meningkatkan Profit

5. Brand Awarness

Menarikan Ranking Website.

Jika basis dari Informational intent adalah pengetahuan, maka basis dari Transactional Intent adalah Tindakan.

Pengguna Internet menggunakan keyword jenis ini karena mereka ingin melakukan sesuatu. Misalnya, ingin download pdf, berlanggan email, membeli produk atau menggunakan jasa tertentu.

Intinya, basisnya adalah tindakan.

Transactional Intent tidak melulu harus membeli sesuatu.

Tapi, bisa juga mereka menggunakan jenis keyword ini karena ingin download, berlanggan email dan tindakan lainnya.

Meningkatkan jumlah pengunjung.

Berbeda dengan 2 Search Intent sebelumnya.

Navigational Intent ini digunakan oleh mereka yang ingin mengunjungi, menemukan website, produk atau merek tertentu di Google.

Keyword yang mereka ketikan biasanya mengandung nama produk, nama website, url website bahkan merek dari produk yang ingin mereka cari.

Salah satu contohnya adalah keyword “Kaffah Academy”, “Azhima SEO” dan lainnya.

Ini termasuk pada keyword Navigational keyword.

Meningkatkan penjualan

Orang yang menggunakan keyword ini, berada selevel dibawah jenis keyword Transactional Intent.

Pada dasarnya mereka sudah berniat untuk membeli atau mengunakan produk maupun layanan tertentu.

Hanya saja, mereka butuh informasi lebih.

Beberapa ciri dari keyword jenis ini mengandung kata-kata “Terbaik, Aman, Terbukti” dan lainnya.

Jika kita berhasil menyakinkan mereka. Besar kemungkinan mereka akan membeli dan menggunakan layanan yang kita tawarkan.

Meningkatkan Profit

Orang yang menggunakan keyword ini, berada selevel dibawah jenis keyword Transactional Intent.

Pada dasarnya mereka sudah berniat untuk membeli atau mengunakan produk maupun layanan tertentu.

Hanya saja, mereka butuh informasi lebih.

Beberapa ciri dari keyword jenis ini mengandung kata-kata “Terbaik, Aman, Terbukti” dan lainnya.

Jika kita berhasil menyakinkan mereka. Besar kemungkinan mereka akan membeli dan menggunakan layanan yang kita tawarkan.

Brand Awarness

Orang yang menggunakan keyword ini, berada selevel dibawah jenis keyword Transactional Intent.

Pada dasarnya mereka sudah berniat untuk membeli atau mengunakan produk maupun layanan tertentu.

Hanya saja, mereka butuh informasi lebih.

Beberapa ciri dari keyword jenis ini mengandung kata-kata “Terbaik, Aman, Terbukti” dan lainnya.

Jika kita berhasil menyakinkan mereka. Besar kemungkinan mereka akan membeli dan menggunakan layanan yang kita tawarkan.

4. Cara Kerja SEO Google

Sebenarnya bukan bagaimana cara kerja SEO. Namun, bagaimana cara kerja mesin pencari. Mesin pencari seperti Google, Bing dan Duckduckgo.

Dan pada kesempatan ini, kami ingin fokus dengan Google.

Karena, market share mesin telusur Google mencapai 90%. Terutama di Indonesia. Setidaknya, ada 3 tahapan kerja mesin pencari seperti Google.

Kita akan bahas satu persatu.

Crawling

Tahapan pertama adalah Crawling.

Crawling adalah proses perayapan yang dilakukan oleh bot google terhadap halaman website yang terdapat di Internet.

Crawling GoogleSyaratnya, halaman website harus di setting untuk publik.

Harus kita ketahui, tahapan ini merupakan tahapan yang sangat krusial dalamTindakan SEO website yang dilakukan.

Jika website anda tidak bisa di crawling bot google. Baik karena pengaturan atau karena hal lain. Maka website anda tidak akan pernah tampil dimesin pencari.

Ini artinya, peringkat dihalaman 1 Google hanya akan menjadi angan-angan.

Jadi, pastikan website anda bisa di crawling oleh Google.

Untuk pengguna Google, tahapan ini bisa dilakukan dengan langkah yang sangat simpel dan mudah.

Indexing

Tahap kedua adalah indexing.

Indexing adalah proses pengumpulan dan penyimpanan data halaman website yang sudah diberhasil di crawling oleh bot Google.

Apa saja data yang dikumpulkan ?

Secara umum, Google bot akan mengumpulkan informasi yang tersedia dihalaman website. Seperti konten, kecepatan website dan lainnya.

Konten bisa berupa artikel, gambar dan video.

Mereka akan mengumpulkan sebanyak mungkin data yang terdapat di website anda.  Data ini akan digunakan untuk menilai website anda.

Layak atau tidak ditampilkan di halaman 1 Google.

Perlu di ingat, indexing ini tidak bisa dilakukan tanpa proses crawling terlebih dahulu.
Jadi pastikan website anda sudah berhasil di crawling Google.

Untuk mengecek apakah website atau halaman website anda sudah di index google atau belum. Caranya sangat mudah.

Cukup dengan mengetikan:  site:domain.com dikotak pencarian Google.

Jika website anda tampil, berarti google sudah mengindexnya. Namun, jika website anda tidak tampil, ini berarti website anda belum di index.

Untuk mempercepat indexnya, anda bisa menggunakan Google Console.

Penayangan

Tahap terakhir adalah penayangan.

Penayangan adalah proses menampilkan hasil pencarian saat pengguna mengetikan kata kunci tertentu di kotak pencarian Google.

Google akan menampilkan website yang dianggap paling layak.

Beberapa kriteria umumnya adalah relevansi konten, search intent, bahasa yang digunakan, perangkat serta history dari browser yang digunakan.

Ini berarti, beda perangkat mungkin hasilnya akan berbeda.

Pada tahapan terakhir ini barulah peran SEO semakin terasa dan berpengaruh pada peringkat website anda pada hasil penelusuran Google.

Semakin bagus SEO Website anda, semakin bagus rankingnya.

Kami harap anda paham.

Website anda harus bisa dicrawling dulu, baru bisa di index Google dan kemudian ditayangkan pada hasil penelusuran Google.

2. Tahapan SEO (Search Engine Optimization)

Dari pengalaman kami, setidaknya ada 5 tahapan SEO yang harus dilakukan praktisi SEO saat memulai kampanye SEO.

Melewatkan salah satunya, membuat peluang sukses anda semakin kecil.

Tahapan tersebut adalah menentukan KPI SEO, membuat action plan, riset keyword, onpage SEO dan yang terakhir adalah Off-page SEO.

Setiap tahapan harus dilakukan dengan cara yang tepat dan benar.

Kesalahan pada satu tahapan, akan berdampak pada tahapan berikutnya. Oleh karenanya, kami mengingatkan agar anda berhati-hati melewati setiap tahapannya.

Agar anda tidak bingung, apa saja yang harus dilakukan pada setiap tahapan.

Silahkan pelajari dibawah ini.

Menetapkan KPI SEO

Membuat KPI SEO adalah step awal dalam proses SEO.

KPI SEO ini akan menjadi acuan kita saat mengukur kinerja SEO diakhir periode optimasi. Dengannya kita bisa mengukur, apakah kita berhasil atau tidak.

KPI SEO (Key Performance Indicator ) adalah Alat yang digunakan untuk mengukur kinerja SEO yang sudah kita lakukan dalam satuan waktu tertentu.

Sebaiknya, KPI SEO berangkat dari tujuan bisnis dan tujuan SEO anda.

Seperti revenue, ranking, traffic, metrik SEO dan lain sebagainya. Idealnya, anda menetapkannya saat proses SEO belum dimulai.

Anda juga harus menentukan jangka waktunya.

Kami dari Kaffah Academy, setidaknya selalu menetapkan 4 KPI SEO sebelum memulai optimasi. Seperti Revenue, Ranking, Traffic dan Metrik SEO.

Tapi ingat, beda bisnis tentu beda pula KPI SEO. Karena beda tujuannya.

Untuk pembahasan lengkapnya, akan kami buatkan beberapa waktu lagi.
Harap bersabar : )

Membuat SEO Action Plan

Langkah berikutnya adalah membuat Action Plan.

SEO Action Plan adalah rencana tindakan SEO Website dalam satuan waktu tertentu. Melalui action plan ini kita merincikan tindakan SEO dari hari ke hari dan bulan ke bulan.

SEO Action Plan ini akan memandu kita melakuan SEO secara konsisten dan terarah.

Karena, SEO merupakan proses yang membutuhkan waktu yang lumayan lama. Setidaknya butuh waktu 3 bulan.

Jika kita tidak punya action plan, sangat mudah keluar dari jalur yang ditetapkan.

Lalu, apa saja yang harus kita buatkan action plannya.

Setidaknya ada 2 elemen penting yang harus ada dalam SEO Action Plan. Seperti Konten, Backlink sekaligus distribusi anchor textnya.

Riset Keyword Potensial

Dari 2 tahapan SEO sebelumnya, riset keyword adalah elemen yang paling krusial.

Lalu, apa itu riset keyword.

Riset Keyword adalah proses menemukan dan mengembangkan ide keyword sesuai dengan kriteria yang ditetapkan, seperti volume, search intent dan level persaingan.

Banyak pemula yang gagal menggunakan Teknik SEO, karena melewatkan langkah penting ini.

Mereka beranggapan bahwa riset keyword tidak penting dan hanya membuang-buang waktu saja.

Akhirnya, mereka mengoptimasi keyword yang salah.

Berhasil ranking, tapi tidak ada yang cari.

Bisa juga banyak yang cari, tapi level persaingannya super ketat. Sehingga sulit untuk masuk ke halaman 1 Google dengan kemampuan SEO yang pas-pasan.

Sekali lagi, riset keyword adalah langkah wajib jika anda ingin berhasil dalam SEO.

Khusus anda yang masih pemula, kami sudah membuatkan panduan riset keyword dari nol. Silahkan baca, pahami dan dipraktekan.

Onpage SEO

Langkah SEO berikutnya adalah Onpage SEO.

Onpage SEO adalah semua elemen SEO yang berkaitan langsung dengan website anda. Seperti kualitas konten, struktur konten, kecepatan halaman serta internal link.

Melakukan Onpage SEO dengan benar akan meningatkan peluang anda untuk mendapatkan ranking di Google.

Ada banyak sekali elemen Onpage SEO.

Namun, beberapa elemen yang cukup populer dan sering dibahas adalah kualitas konten, struktur konten, kecepatan website, internal link, user experience dan lain sebagainya.

Kita akan bahas beberapa elemen yang menurut kami cukup penting untuk anda ketahui lebih lanjut, sehingga berdampak pada perubahan ranking di Google.

Simak pembahasan berikut.

01. Kualitas Konten

Mungkin anda sudah sering mendengar istilah Rankbrain.

Melalui Algoritma Rankbrain ini Google mencoba mengenali halaman website berdasarkan beberapa faktor penting. Seperti konten dan perilaku, tepatnya interaksi pengunjung dengan konten.

Melalui Algoritma ini Google bisa menentukan halaman website yang paling relevan dengan keinginan user pada umumnya.

Kita mengenali istilah ini dengan sebutan Search Intent.

Jadi, kualitas konten tidak lagi ditentukan oleh panjang artikel (jumlah kata), tetapi kesesuaiannya dengan minat user menggunakan keyword tersebut.

Keyword yang mengandung kata "Harga" akan berbeda intentnya dengan yang mengandung kata "Terbaik".

Jika anda bisa membuat konten yang sesuai dengan intent user, maka semakin besar peluang website anda mendapatkan ranking di Google.

Dan begitu juga sebaliknya.

Jangan harap masuk halaman 1 Google jika konten anda tidak sesuai dengan intent user. Walaupun kontennya super panjang.

Ciri-ciri konten berkualitas ada beberapa hal, seperti : Konten sesuai dengan Intent User, Dwell time bagus, Page View per Session oke dan biasanya juga banyak returning visitornya.

02. Struktur Konten

Selain kualitas konten yang oke punya.

Anda juga harus membuat strukturnya sedemikian rupa. Sehingga tidak saja disukai oleh manusia, namun juga disenangi oleh mesin pencari Google.

Seperti apa struktur konten yang disukai manusia ?

Dari pengamatan kami, ada beberapa struktur konten yang disukai oleh pengunjung. Seperti, memiliki Judul yang jelas, memiliki subjudul, paragraf pembuka yang clear serta disajikan dengan sederhana.

Misalnya, tidak lebih dari 3 baris per-paragraf, kalimatnya pendek sehingga maknanya tidak rancu.

Sedangkan struktur konten yang disukai oleh Google bisa berupa :

Penempatan keyword, format dan penggunaaan url, penempatan keyword, outbound link, internal link, penggunaan LSI Keyword, kecepatan website serta gambar yang dioptimasi.

Saat melakukan SEO Onpage, anda harus memperhatikan ini semua.

Mungkin pada kesempatan lain kami akan membagikan checklist Onpage SEO. Sehingga anda bisa memeriksanya dengan lebih mudah.

Off-page SEO

Tahapan SEO berikutnya adalah SEO Off page.

Lazim disebut Link Building.

Mungkin ada benarnya juga kalau kita menyebut SEO Off page dengan tahapan promosi website.

Tahapan promosi ini, setidaknya ada 3 bagian. Seperti Link Building, Brand Mention serta Pemasaran sosial media.

Tujuan utama dari SEO Off Page adalah untuk meningkatkan ranking website pada hasil penelusuran Google. Sesuai dengan keyword yang ditarget.

Kita akan bahas SEO Off page ini satu persatu.

 

01. Link Building

Tahapan SEO berikutnya adalah SEO Off page.

Lazim disebut Link Building.

Mungkin ada benarnya juga kalau kita menyebut SEO Off page dengan tahapan promosi website.

Tahapan promosi ini, setidaknya ada 3 bagian. Seperti Link Building, Brand Mention serta Pemasaran sosial media.

Tujuan utama dari SEO Off Page adalah untuk meningkatkan ranking website pada hasil penelusuran Google. Sesuai dengan keyword yang ditarget.

Kita akan bahas SEO Off page ini satu persatu.

 

02. Brand Mention

03. Social Media Marketing

3. Alat dan Tool SEO

Riset keyword hanyalah awal dari proses SEO yang anda lakukan.

Untuk mendapatkan hasil yang nyata, maka anda harus menggunakan keyword yang sudah didapat untuk membuat konten yang benar-benar di inginkan user.

Konten harus ditulis dan disajikan dengan cara yang disukai user dan sekaligus mesin pencari.

Pada saat membuat konten, anda harus memperhatikan kaidah-kaidah umum Onpage SEO. Seperti menggunakan keyword pada heading, url dan lain sebagainya.

Selain itu, anda juga harus menyertakan LSI dari keyword tersebut.

Menggunakan LSI keyword akan membantu Google untuk memahami konteks konten yang anda buat. Ini akan membantu anda untuk mendapatkan peringkat lebih mudah di Google Search.

Itulah tahapan Riset Keyword yang harus anda lakukan agar tindakan SEO yang dilakukan benar-benar memperlihatkan hasil yang memuaskan.

Untuk anda yang bingung dan ingin tanya-tanya lebih lanjut, silahkan bergabung di channel Telegram kami disini, Telegram Kaffah Academy.

Terima kasih dan semoga bermanfaat.

About Kaffah Academy Indonesia

Kaffah Academy Indonesia hadir untuk membantu pemula untuk memulai pemasaran online menggunakan Teknik SEO.

Kami berbagi dengan basis pengetahuan dan pengelaman sekaligus. Dua elemen ini kami gabungkan untuk memahami SEO terkini.

Kantor kami

Perum Zavira Regency, A7
Indoensia

Whatsapp : 0822 1917 5900
Telp : 0813 7883 1373

Hari Operasional :
Senin - Jum'at

Link Guide :

Untuk anda yang baru dengan SEO, mungkin beberapa link berikut ini bisa membantu.

Kami juga menerbitkan artikel secara berkala melalui Blog SEO Zilla, silahkan klik link tersebut untuk melihat postingan kami terbaru.

© 2019. All rights reserved | Kaffah Academy Indonesia

TOP