Riset Keyword : "Cara cepat & mudah menemukan keyword potensial"

​Membangun "pondasi SEO" anda dengan benar.

Leading companies trust in Moon:

Riset Keyword, cara menemukan keyword yang tepat dan potensial


​Riset Keyword adalah ​bagian penting dalam proses SEO. Tanpa proses riset keyword yang benar, maka upaya SEO yang anda lakukan tidak akan memberikan hasil yang maksimal.


Dan mungkin saja akan sia-sia.


​Riset Keyword adalah "pondasi" SEO.


Jika pondasi seo rapuh, maka bangunan cantik yang anda bangun dari proses seo ini akan runtuh dengan mudah. Peringkat website anda dengan mudah di geser oleh kompetitor.


Jika ​keyword yang anda pilih salah, maka hampir dipastikan SEO ​yang anda lakukan akan gagal total.


​Oleh karenanya, anda harus membangun pondasi yang kokoh dengan melakukan riset keyword sebelum memulai optimasi SEO terhadap website.


​Tapi ingat, tidak sekedar riset.​


Lakukanlah riset keyword ini dengan proses yang benar.


Sehingga menghasilkan keyword-keyword tidak saja mudah diranking, tetapi juga berdampak pada penjualan produk anda.


Karena tujuan seo tidak saja ranking 1 di google. Tetapi, pengunjung tertarget yang siap membeli produk.


Nah, pada kesempatan ini kami mencoba berbagi pengetahuan & sekaligus pengalaman, terkait dengan riset keyword.


​Anda akan belajar banyak hal.


​Mulai dari melakukan riset keyword, ​menganalisa dan memilih keyword yang tepat.


​Hingga strategi konten untuk website.


​Bagi anda yang sedang Belajar SEO, riset keyword adalah bagian penting yang harus dikuasai.


​Kami berharap . . .


Semoga panduan riset keyword ini bisa membantu anda menemukan keyword yang tepat​.


Head Keyword Vs Long tail Keyword


​Kami pikir, tidak perlu membahas tentang defenisi keyword dan riset keyword. Karena itu terlalu mainstream.


Kita akan coba langsung membahas tentang keyword itu sendiri.


Ada 2 istilah yang cukup sering kita temukan dalam proses riset keyword.


Pertama, Head Keyword. 

Misalnya: Internet Marketing


Head keyword ini biasanya hanya terdiri dari 1 atau 2 kata saja. Dalam bahasa Indonesia mungkin bisa kita samakan dengan "kata dasar".


​Kedua, Long Tail Keyword

Contohnya: Belajar Internet Marketing untuk Pemula


Anda lihat bedanya?


Long Tail Keyword memiliki kata yang lebih banyak dibandingkan dengan Head Keyword.


Longtail Keyword jauh lebih spesifik.


Contoh lain, Dealer Honda HRV di Jakarta. Melalui keyword ini kita bisa memahami search intent dari pengguna keyword tersebut.


Satu hal yang perlu kita pahami tentang long tail keyword.


Long tail keyword memiliki nilai konversi (penjualan) yang lebih besar dibandingkan dengan head keyword.


​Selain itu . . .


Long tail keyword juga memiliki persaingan yang relatif mudah dibandingkan dengan head keyword.


Oleh karenanya, kami sangat menyarankan agar anda memprioritaskan long tail keyword dibandingkan dengan head keyword.


Karena, jauh lebih mudah dan memiliki nilai konversi.


Tapi, ada ​satu kontradiksi dari long tail keyword.


Long tail keyword memiliki volume pencarian yang relatif sedikit dibandingkan dengan head keyword.


​Contoh :

​Head Keyword : ​Internet Marketing - 40.500 pencari/bulan

Long tail keyword : ​Belajar Internet Marketing gratis - 110 pencari/bulan


Sumber : Google.co.id


Karena, long tail keyword memiliki volume pencarian yang sedikit, maka anda harus menemukan banyak long tail keyword untuk mendapatkan volume pencarian yang memenuhi KPI (keyword performance Indicator) anda.


Misalnya:


Anda ingin mendapatkan kunjungan setiap bulannya sebanyak 3.000 pengunjung. Jika rata-rata long tail keyword anda memiliki volume pencarian sekitar 120 pencari/bulan, maka setidaknya anda harus memiliki 25 long tail keyword yang memiliki volume pencarian sebanyak 120 pencari setiap bulannya.


​Semakin banyak long tail keyword tentu semakin bagus.


Search Intent


​Sekarang kita masuk pembahasan Search Intent


​Beberapa tahun yang lalu tidak banyak orang yang peduli dengan hal yang satu ini.


Tapi, tidak untuk sekarang.


​Khusus untuk blog PPC seperti adsense yang penting volume pencarian besar, persaingan rendah dan nilai PPC-nya tinggi, maka keyword tersebut dianggap bagus.


Namun, sekarang itu semua tidak cukup.


Anda harus memperhatikan search internet dari sebuah keyword.


Lalu apa itu search Intent?


Search Intent adalah motivasi pengguna dibalik penggunaan keyword tersebut. Atau bisa juga diartikan dengan maksud penggunaan keyword itu.


Bingung?


Oke, kita coba dengan contoh.


​Perhatikan keyword-keyword dibawah ini

  1. SEO
  2. Jasa SEO Murah Jakarta
  3. Belajar SEO untuk pemula

​Pada keyword nomor 1, mungkin maksud pengguna menggunakan keyword tersebut ada 2


​Pertama, Mereka berniat mencari tahu lebih banyak tentang SEO. Apa itu SEO dan  bagaimana melakukannya.


Kedua, bisa jadi mereka memang berniat untuk menggunakan jasa seo yang ditawarkan secara online.


Cara terbaik untuk mengkonfirmasi search intent dari keyword ini adalah dengan menganalisa 10 daftar website yang berada di halaman 1 Google.


Selanjutnya . . .


Untuk keyword nomor 2 kita bisa memahami maksud penggunaan keyword tersebut memang mencari layanan jasa seo dengan harga murah dan terjangkau.


Jika ini adalah barang fisik, kemungkinan daftar website yang ditampilkan di halaman 1 adalah toko online.


​Karena keyword ini diasumsikan oleh google pada komersial keyword.


Terakhir . . .


Untuk keyword nomor 3 lebih pada knowledge. Pengguna menggunakan keyword tersebut untuk mencari informasi lebih banyak tentang SEO.


Biasanya, daftar website yang ditampilkan adalah website yang menyajikan penjelasan yang panjang, runut serta lengkap tentang SEO.


Istilah kerennya, artikel yang ditampilkan adalah artikel yang terakit dengan "How to".








Why Choose Moon?

Describe a core benefit here

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Donec vel tristique dui, et dictum nulla. Etiam pharetra in orci vel fermentum. Phasellus quis augue vitae enim ultricies feugiat in sed felis. Nullam sollicitudin efficitur semper. Phasellus lobortis mi a neque congue posuere. Sed sed nisl ullamcorper

A different core benefit presented

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Donec vel tristique dui, et dictum nulla. Etiam pharetra in orci vel fermentum. Phasellus quis augue vitae enim ultricies feugiat in sed felis. Nullam sollicitudin efficitur semper. Phasellus lobortis mi a neque congue posuere. Sed sed nisl ullamcorper

Repeat benefit sections as needed

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Donec vel tristique dui, et dictum nulla. Etiam pharetra in orci vel fermentum. Phasellus quis augue vitae enim ultricies feugiat in sed felis. Nullam sollicitudin efficitur semper. Phasellus lobortis mi a neque congue posuere. Sed sed nisl ullamcorper

What Our Users Are Saying:

Morbi accumsan ipsum velit. Nam nec tellus a odio adec tincidunt auctor ornare odio. Sed non mauris erat consequat auctor eu in elit. Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos himenaeos.


Anna Smith - CEO, Incorp

Morbi accumsan ipsum velit. Nam nec tellus a odio adec tincidunt auctor ornare odio. Sed non mauris erat consequat auctor eu in elit. Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos himenaeos.


Marc Jacobs - Manager

Don't Hesitate, Get Started With Moon 2.0 Today!

Morbi accumsan ipsum velit. Nam nec tellus a odio tincidunt auctor nam ornare odio. Sed non mauris vitae erat consequat auctor eu in elit. Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos himenaeos.

©​Kaffah Academy. All rights Reserved I Disclaimer