Belajar cara membuat website sendiri
Cocok untuk pemula

​Bikin website profesional tanpa menguasai "​Bahasa Pemograman"​.

Siapapun bisa membuat website profesional (Website perusahaan, sekolah maupun personal) dari nol hingga mahir tanpa harus ikut kursus web berbayar.

1. Apa itu WordPress

2. Tema WordPress

3. Plugin WordPress

4. Lainnya

1. Pointing Domain

2. Add On Domain

3. Membuat Database

4. Instalasi WordPress

1. Mengenal Dashboard WordPress
2. Pengaturan Dasar
3. Install Theme WordPress
4. Install Plugin

Cara Riset Keyword

Belajar membuat website WordPress
​mulai dari nol

Salah satu skill wajib yang harus dikuasai seorang Internet Marketer Profesional adalah membuat website​.

Bukan saja karena biaya ​jasa pembuatan website masih tergolong mahal, dengan menguasai skill dasar pembuatan website akan mempercepat pencapaian target anda dalam pemasaran online.

​Penulis sudah membuktikannya sendiri.

​​Proses pencapaian target akan lebih cepat dan mudah jika menguasai skill wajib (membuat website sendiri) Internet Marketer ini.

Saat ini ada banyak sekali platform yang bisa digunakan untuk membuat website yang profesional.

Salah satunya adalah CMS WordPress.

Menggunakan CMS WordPress anda bisa membuat website yang tidak saja terlihat profesional, tetapi juga disukai oleh mesin pencari seperti Google.

Note : Penjelasan singkat tentang WordPress Org dan kenapa kami menyarankan menggunakan platform ini akan kami ulas pada bagian yang lain

Beberapa contoh website yang menggunakan platform CMS WordPress adalah SEOPlatinum, Kaffah Media SEO, Katanesia dan SEO Elite

2. Memilih & mendaftarkan domain

a. Apa itu domain

Jika anda belum tahu apa itu domain dalam dunia internet marketing, kami akan coba berikan analogi singkat dan simpel kepada anda.

​~ # ~

Jika anda diminta guru untuk menjenguk teman sekelas yang sakit, kira-kira apa yang paling anda butuhkan untuk bisa sampai ke rumah teman ​tersebut?

Alamat rumah.

Ya.  Anda butuh alamat rumah sahabat tersebut. Karena tanpa alamat, mustahil anda bisa sampai ke rumah tersebut.

Nah, begitu juga ketika seseorang anda minta untuk membuka website anda, maka mereka butuh alamat website.

Dan domain adalah alamat websitenya. Nama domain ini bisa mereka ketikan di jendela browser untuk mengunjunginya.

Menariknya, nama domain ini bisa anda pilih sesuka hati anda, selama nama domain tersebut belum didaftarkan oleh orang lain, maka anda bisa mendaftarkannya.

Beberapa contoh nama domain yang sudah didaftarkan adalah : Kaffahacacdemy.com, Google.com, Facebook.com dan Twitter.com.

Untuk harga nama domain ini sangat bervariasi. Sesuai dengan extension yang anda pilih dan dimana anda mendaftarkan nama domain tersebut.

Jika anda mendaftarkan di registrar luar, maka anda harus bayar menggunakan dollar. Sedangkan, jika mendaftarkannya di registrar lokal, anda bisa membayarnya menggunakan rupiah.

Untuk teknis cara mendaftarkan nama domain baru akan kami bahas secara lengkap melalui video tutorial cara mendaftarkan nama domain. Silahkan mendaftar secara gratis untuk mendapatkan aksesnya.

Saat ini, harga nama domain di registrar lokal berkisar antara 80ribu - 150ribuan. Bahkan bisa lebih murah jika mereka sedang mengadakan promo domain murah.

​Pada halaman lain, kami sudah membahas beberapa hal terkait dengan tempat pendaftaran domain Indonesia. Silahkan dikunjungi.

Sementara harga nama domain untuk registrar luar berkisar antara $8 hingga $15 pertahun untuk domain baru didaftarkan.

Jika anda sudah punya nama domain yang ingin didaftarkan, segeralah daftarkan sebelum diambil oleh orang lain.

Untuk anda yang masih bingung dengan "nama domain" yang ingin didaftarkan, mungkin beberapa tips singkat berikut bisa menjadi patokan

b. Tips memilih domain yang tepat

1. Pendek (1-3 suku kata)

​Nama domain yang anda daftarkan idealnya tidak terlalu panjang. ​Karena jika domain terlalu panjang, tentu sangat merepotkan sekali saat mengetikannya di address bar browser.

Kami menyarankan nama domain hanya 1 - 3 suku kata saja. Misalnya : Kaffahacademy.com (2 suku kata), SEOElite.com (2 suku kata) dan Kaffah.Tv (1 suku kata).​

2. ​Mudah diingat

​Saat anda mendaftarkan nama domain, sebaiknya nama domain tersebut mudah diingat.

Bukan saja oleh anda sebagai pemilik domain. Tetapi oleh pengunjung yang sesekali saja mengunjungi website anda.

Domain yang mudah diingat biasanya memiliki nilai branding yang bagus. Apalagi jika anda bisa mengasosiasikannya dengan baik dengan topik yang diangkat diwebsite tersebut.

Salah satu nama domain yang menurut kami mudah di ingat adalah SEOElite.id

​Pada domain ini, kami mencoba mengasosiasikan antara topik dan brand yang ingin kami angat. Kami mencoba menggabungkan antara topik SEO dengan Elite sebagai sebuah kata yang istimewa.

3. Mudah diketikan

Nah, ini juga tidak kalah penting. Seringkali kami menemukan nama domain yang sulit sekali mengetikannya.

Karena menggunakan ​huruf konsonan secara berurutan. Atau karena menggunakan istilah-istilah yang sulit dieja.

Misalnya : brtspy.com

Nama domain seperti diatas pasti sangat sulit dieja, diketikan apalagi diingat oleh pengunjung website anda.

Kerugiannya, anda akan kehilangan banyak potensi trafik. Tentu hal ini sangat disayangkan sekali.

4. Hindari menggunakan tanda (-) dan angka.

Untuk angka sebenarnya tidak mutlak dilarang. Karena memang ada beberapa nama domain yang harus menggunakan angka.

Tapi, sebisa mungkin hindari nama domain yang menggunakan strip (-) atau angka.

Jika anda masih punya pilihan menggunakan nama domain tanpa menggunakan angka dan strip, maka segeralah daftarkan domain tersebut.

5. Gunakan keyword

​Tips yang kelima ini sifatnya hanya opsional.

Karena pada kondisi tertentu anda mungkin mendaftarkan brand usaha anda. Sehingga tidak mungkin menggunakan keyword.

Tapi, jika anda ingin mendapatkan peringkat yang bagus dihasil pencarian Google. Kami menyarankan anda untuk menggunakan keyword pada domain.

Misalnya : SEOElite.Id, kata-kata "SEO" merupakan keyword yang kami target. Dan kata "Elite" adalah brand yang ingin kami kenalkan pada pengunjung. Domain ini dikategorikan pada Partial Match Domain (PMD).

Kami memilih domain "SEOElite.id" agar pelanggan dengan mudah mengenal dan ada kesan profesional dengan kata-kata "Elite".

​​Domain lain yang menggunakan keyword pada domainnya adalah pelangsingalami.id. Kami menggunakan domain ini karena ingin menargetkan keyword "pelangsing alami" pada hasil pencarian Google.

Domain kedua ini termasuk pada kategori domain Exact Match Domain (EMD).

c. Cara mendaftarkan domain

Kenalan dengan Hosting

Mari kita lanjutkan analogi nama domain yang sudah kita bahas sebelumnya. ​Pada pembahasan sebelumnya, kita menganalogikan nama domain sebagai alamat rumah yang akan dituju.

Lalu bagaimana dengan hosting ?

​Jika nama domain adalah alamat rumah, maka hosting adalah rumahnya (ruangannya), dimana anda menyimpan barang-barang.

Layaknya rumah, tentu memiliki ukuran dan space yang berbeda. Ada rumah yang ukurannya besar. Adapula rumah yang ukurannya kecil.

Semakin besar rumah, maka semakin banyak perabot yang bisa kita masukan kedalam rumah tersebut. ​Dan sebaliknya.

Begitu juga hosting. Biasanya memiliki ukuran space yang berbeda-beda. Semakin besar space hosting, maka semakin banyak file website yang bisa kita masukan.

Tapi, jika space hostingnya kecil. Maka file yang bisa kita simpan dihosting tersebut semakin sedikit.

Perlu juga anda ketahui, besar kecilnya space hosting sangat berpengaruh pada uang yang akan anda bayarkan.

​Biasanya, semakin besar space hosting, maka biaya yang harus anda bayarkan juga akan semakin besar.

​Maka, bijaklah dalam memilih space hosting sesuai dengan kebutuhan anda.

Dan ingat, anda tidak perlu menyewa space hosting yang terlalu besar untuk pertama kali memulai usaha online.

Ulasan mengenai hosting yang kami rekomendasikan, akan dibahas pada kesempatan lain

1. Apa itu Hosting

2. Mengukur Kebutuhan Hosting

Sebenarnya, anda bisa langsung beli paket hosting yang ditawarkan oleh provider hosting lokal maupun luar. Biasanya mereka sudah sediakan paket-paketnya.

Hanya saja, terkadang diantara kita yang masih bingung. Har

3. Menyewa / Membeli Hosting

​Mari kita lanjutkan analogi nama domain yang sudah kita bahas sebelumnya. ​Pada pembahasan sebelumnya, kita menganalogikan nama domain sebagai alamat rumah yang akan dituju.

Lalu bagaimana dengan hosting ?

​Jika nama domain adalah alamat rumah, maka hosting adalah rumahnya (ruangannya), dimana anda menyimpan barang-barang.

Layaknya rumah, tentu memiliki ukuran dan space yang berbeda. Ada rumah yang ukurannya besar. Adapula rumah yang ukurannya kecil.

Semakin besar rumah, maka semakin banyak perabot yang bisa kita masukan kedalam rumah tersebut. ​Dan sebaliknya.

Begitu juga hosting. Biasanya memiliki ukuran space yang berbeda-beda. Semakin besar space hosting, maka semakin banyak file website yang bisa kita masukan.

Tapi, jika space hostingnya kecil. Maka file yang bisa kita simpan dihosting tersebut semakin sedikit.

Perlu juga anda ketahui, besar kecilnya space hosting sangat berpengaruh pada uang yang akan anda bayarkan.

​Biasanya, semakin besar space hosting, maka biaya yang harus anda bayarkan juga akan semakin besar.

​Maka, bijaklah dalam memilih space hosting sesuai dengan kebutuhan anda.

Dan ingat, anda tidak perlu menyewa space hosting yang terlalu besar untuk pertama kali memulai usaha online.

Ulasan mengenai hosting yang kami rekomendasikan, akan dibahas pada kesempatan lain.

4. Daftar penyedia Hosting

Saat ingin menyewa hosting, setidaknya anda harus mengkonfirmasi kualitas beberapa hal seperti : Up time, Page Load Time dan dukungan yang baik dari provider hosting tersebut.

Ya, support sangat penting. Terutama untuk anda yang masih pemula.

Dengan support yang baik, anda bisa mengurangi biaya tambahan dikemudian hari apabila hosting website anda ada masalah.

Nah, dibawah ini adalah daftar provider hosting lokal yang bisa anda gunakan.

Note: Nomor urut tidak menunjukan prioritas.

1. Apa itu WordPress

2. Tema WordPress

Perlu anda ketahui. WordPress dibangun menggunakan 2 hal utama. Pertama Themes dan yang kedua adalah Plugin.

​Theme lebih difokuskan pada kerangka desain website secara umum. Sedangkan plugin lebih pada fungsional.

Walaupun akhir-akhir ini fungsi plugin terus berkembang. Termasuk mempermudah proses desain.

Seperti Plugin Page Builder.

Seperti Elementor, Visual Composer, Divi dan banyak lagi plugin page builder lainnya.

Lalu apa itu Themes ?​

​Themes adalah kerangka desain website yang digunakan untuk membuat website menggunakan platform WordPress. Theme ini terdiri dari sekumpulan file website yang saling terkait satu sama lainnya.

​Mungkin, teman-teman yang lain memiliki pengertian yang berbeda. Intinya, theme ini dibuat untuk membuat tampilan sebuah website terlihat menarik dan profesional.

Karena theme digunakan untuk membuat tampilan website, maka beda model bisnis akan beda pula tampilan yang kita gunakan.

Website personal tentu akan berbeda tampilannya dengan website company profile.

Toko online, juga akan berbeda tampilannya dengan website sekolahan.

Karena tampilan desain yang dibutuhkan beda, maka sangat mungkin theme yang digunakan juga berbeda. Walaupun saat ini sudah banyak theme wordpress yang dibuat untuk berbagai kebutuhan.

Beberapa theme yang dibuat untuk berbagai jenis bisnis adalah Avada, Kallyas dan beberapa theme berbayar lainnya.

​Untuk memulai belajar membuat website wordpress, anda bisa download theme wordpress gratis di direktori ​wordpress.org, lihat disini.

Sementara untuk theme wordpress premium (berbayar) dengan fitur yang lebih lengkap, teman-teman bisa membelinya themeforest.

Atau bagi yang ingin membuat toko online lokal, bisa membelinya disini.

​Untuk anda yang masih bingung bagaiman cara memilih theme wordpress sesuai kebutuhan, sangat kami sarankan untuk membaca tulisan kami berikut ini : Tips memilih theme WordPress untuk pemula.

3. Plugin WordPress

Lebih kita lebih jauh membahas plugin. Ada baiknya kita mengetahui apa sebenarnya plugin.

​Plugin adalah sebuah sistem pemograman yang dibuat untuk fungsi dan kegunaan tertentu dan di install pada website WordPress.

​Ini artinya, plugin hanya bisa digunakan pada website WordPress. Anda tidak bisa menggunakannya pada website yang menggunakan platform selain WordPress.

​Biasanya plugin ini dibuat untuk ​fungsi tertentu. Misalnya, Yoast SEO dibuat untuk SEO Website. WP-Rocket dibuat untuk mempercepat loading website.

Saat ini, ada ribuan plugin yang sudah dibuat. Baik versi gratisan maupun berbayar.

Untuk versi gratis, anda bisa download langsung dari direktori plugin WordPress.

Sedangkan versi premium (berbayar), anda bisa langsung beli pada pengembangnya.

Beberapa marketplace yang menjual plugin adalah codecanyon, astra, thrive dan lain sebagainya.

Plugin apa saja yang harus di install di website WordPress anda sangat tergantung pada jenis website anda.

Anda tidak perlu menginstall semua plugin​. Karena, plugin ini akan mempengaruhi kecepatan website anda.

Oleh karenanya, bijaklah dalam memilih plugin wordpress yang akan di install.

Jika anda bingung plugin apa saja yang perlu di install di website wordpress anda, mungkin ulasan kami berikut ini perlu anda baca : Plugin wajib bagi website WordPress.​​

1. Pointing Domain

Langkah pertama yang harus anda lakukan saat ingin membuat website adalah mengarahkan domain yang sudah anda daftarkan ke server (hosting) yang sudah anda beli.

Idealnya, pointing domain ini anda lakukan saat anda pertama kali membeli domain dan menyewa hosting, sehingga bisa lebih cepat proses propagasinya.

Pointing domain ini juga bisa diartikan dengan mengganti name server di akun domain dengan namer server yang sudah anda beli.

2. Add On Domain

Jika domain yang akan anda buat website adalah domain kedua atau seterusnya. Maka wajib bagi anda melakukan Add Domain terlebih dahulu.

Proses Add On domain ini anda lakukan di cPanel hosting anda. Lihat panduan Add On domain disini.

3. Membuat User & Database

Setelah anda Add Domain, langkah berikutnya adalah membuat database untuk website anda.

Pada proses pembuatan database ini ada ​3 hal yang harus anda buat. Pertama nama database dan yang kedua username serta password database.

Tips : Simpan data ini, karena akan digunakan saat proses instalasi WordPress nantinya.

Untuk panduan cara membuat database website di cPanel hosting, silahkan lihat panduannya disini.

4. Instalasi WordPress

Download & Upload WordPress

Selanjutnya, anda download file wordpress di WordPress.org, silahkan download disini.

Setelah anda download, selanjutnya anda upload ke Directory domain yang sudah anda Add On di cPanel hosting. Jangan lupa di extract kalau sudah berhasil anda upload.

Jika bingung, lihat proses download dan uploadnya disini.

Proses Instalasi

Setelah anda berhasil upload file WordPress ke Directory domain di cPanel hosting, selanjutnya kita akan mulai proses instalasi.

Pertama, ketikan nama domain anda di jendela browser. Maka anda akan diarahkan ke halaman seperti yang terlihat dibawah ini.

 

Kedua, Klik "Lets Go"​

Anda akan diarahkan ke halaman berikutnya. Isikan nama database, password database serta username yang sudah dibuat sebelumnya

​Note :

Khusus untuk "Database Host dan Table Prefix" bisa anda setting sesuai defaultnya alias tidak diubah sedikitpun.

Jika data yang anda masukan sudah benar, klik tombol "Submit" dan kemudian tombol "Run the Install".​

​Ketiga, jika data yang anda masukan tidak ada yang salah, maka anda akan diarahkan ke halaman berikutnya.

Lihat gambar dibawah ini :

Isi judul website (Site Title) dengan judul yang ingin anda buat. Misalnya : Belajar Cara membuat website sendiri dengan WordPress.

Isi juga bagian Username sesuai dengan yang anda inginkan. Biasanya adalah "Admin", tapi kami menyarankan agar membuat username yang berbeda.

Setelah mengisi username, masukan juga password. Kami merekomendasikan agar membuat password dengan kombinasi antara huruf dan angka, sehingga sulit ditebak.

Note :

Jangan lupa cata username dan password yang sudah anda buat. Simpan dengan baik sehingga bisa dibuka lagi jika anda membutuhkan.​

​Proses instalasi anda selesai jika sudah ada pesan "Success" seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini.

​Sampai disini, proses instalasi Website WordPress anda sudah selesai. Kita masuk pada langkah berikutnya, yakni proses Setting awal website.

2.Validasi Keyword

Volume Pencarian

Search Intent

Level Persaingan

3. Alat Riset Keyword, Gratisan maupun berbayar.

4. Cara Riset Keyword ala Hidayat Mundana

Menemukan ide keyword

Pengembangan ide keyword

Mengelompokan keyword

Memilih keyowrd berdasarkan KPI

5. Keyword dan Onpage SEO

About Kaffah Academy Indonesia

Kaffah Academy Indonesia hadir untuk membantu pemula untuk memulai pemasaran online menggunakan Teknik SEO.

Kami berbagi dengan basis pengetahuan dan pengelaman sekaligus. Dua elemen ini kami gabungkan untuk memahami SEO terkini.

Kantor kami

Perum Zavira Regency, A7
Indoensia

Whatsapp : 0822 1917 5900
Telp : 0813 7883 1373

Hari Operasional :
Senin - Jum'at

Link Guide :

Untuk anda yang baru dengan SEO, mungkin beberapa link berikut ini bisa membantu.

Kami juga menerbitkan artikel secara berkala melalui Blog SEO Zilla, silahkan klik link tersebut untuk melihat postingan kami terbaru.

© 2019. All rights reserved | Kaffah Academy Indonesia

TOP