Cara memulai & membuat toko online yang sukses

cara-membuat-toko-online

Membuat Toko Online sendiri

Untuk bisa menawarkan produk anda secara online maka anda harus membuat toko online. Melalui toko online ini kita menawarkan produk/maupun jasa kepada para calon pembeli. 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Bahkan saat anda istirahatpun mereka tetap buka dan bekerja.

Agar toko online anda benar-benar bisa diandalkan untuk menjual produk anda tentu saja harus dipersiapkan banyak hal penting. Mulai dari desain, konten, termasuk sistem pembayaran yang paling mudah dan praktis.

Selanjutnya, anda tinggal jalankan toko online tersebut sambil di evaluasi bagian-bagian yang harus diperbaiki serta bagian bagian yang harus di maksimalkan.

Harus mulai dari mana . . .

Nah, ini adalah pertanyaan yang sangat sering kita jumpai. Rata-rata mereka yang baru masuk pada pemasaran online akan bertanya tentang hal ini.

Kita harus mulai dari mana?

Jawabannya klasik. Mulailah dari perencanaan.

Betul sekali.

Anda harus merencanakan segala sesuatunya sebelum mengeksekusinya. Karena pada banyak kasus, membuat perencanaan sama sekali tidak mengeluarkan biaya. Daripada anda langsung praktek menggebu-gebu, tapi langkah yang anda ambil salah. Tentu anda akan rugi. Uang maupun tenaga.

Maka, lebih baik anda membuat perencanaan terlebih dahulu. Daripada langsung praktek tanpa perencanaan.

Pertanyaannya. Apa saja yang perlu anda rencanakan?

Anda mau Jual apa

Sangat lazim jika kita mengajukan pertanyaan ini pada diri kita saat akan melakukan pemasaran online. Apakah anda ingin menjual produk fisik atau menjual jasa (skill) yang anda miliki.

Bisnis jasa dan retail pasti memiliki karakteristik yang berbeda. Jika bisnis jasa tidak membutuhkan pengiriman menggunakan jasa ekspedisi. Berbeda dengan bisnis produk fisik yang mengharuskan kita mengirimkan barang setiap ada yang pesan.

Model bisnis apa yang anda pilih juga akan berpengaruh pada proses yang akan anda lewati saat berjualan online. Misalnya anda ingin jualan jilbab syar’i

Nah, jika ada yang beli melalui toko online anda. Setidaknya anda harus menghitung ongkos kirim, melakukan packing, mengantarkan barang ke ekspedisi, mencatat nomor resi dan mengirimkannya kepada pembeli.

Dari proses tersebut, seharusnya anda sudah mendapatkan gambaran mengenai tenaga, waktu dan uang yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis tersebut.

Sementara untuk bisnis jasa dan produk digital. Anda tidak membutuhkan pengiriman barang. Anda terima job, terima pembayaran, kerjakan, selesai dan kirimkan via internet.

Pada tahap ini, saya tidak sedang ingin mengatakan bahwa bisnis jasa lebih baik daripada bisnis retail. Sama sekali tidak. Saya hanya ingin memberikan gambaran, sehingga anda menjadi tahu apa saja yang harus dipersiapkan ketika anda sudah memilih salah satunya.

Saya sudah punya produk. Sekarang tinggak toko onlinenya.

Oke. Saya anggap anda sudah memahami proses diatas. Kita akan masuk pada pembahasan teknisnya.