​Belajar SEO Gratis : "Hemat Biaya SEO website Perusahaan hingga 90%​"

​Membangun "pondasi SEO" anda dengan benar.

Leading companies trust in Moon:

Belajar SEO Gratis khusus untuk pemula


​Belajar SEO dari praktisi. Real dan tidak coba-coba. Kami sudah menekuni bisnis ini sejak tahun 2011 lalu.


Halaman Belajar SEO Dasar ini berisi konten artikel setidaknya 3500 - 4000 kata lebih.
Saran kami, sediakan waktu anda 10-20 menit untuk membaca & memahaminya dengan baik


SEO merupakan salah satu skill penting dan wajib bagi para Internet Marketer.


Walaupun tidak berminat untuk melakukannya sendiri. Ilmu SEO tetap dibutuhkan. Apalagi jika anda berniat untuk melakukan SEO website secara mandiri.


Maka, ilmu SEO harus anda kuasai.

sehingga belajar SEO menjadi wajib bagi anda.


Melalui halaman ini, kita akan belajar dasar-dasar SEO. Mulai dari cara riset keyword, bagaimana cara melakukan optimasi onpage serta cara melakukan link building yang benar, sehingga terhindar dari hukuman Google.


Sebenarnya, cukup dengan menguasai ilmu dasar SEO ini anda sudah bisa melakukan optimasi terhadap website sendiri tanpa bantuan orang lain.


Luangkan waktu untuk membaca dan memahaminya dengan baik. Jika anda sudah paham. Jangan lupa untuk mempraktekannya.


Perlu juga diketahui. Layaknya obat, terkadang tidak bisa menyembuhkan semua orang. Materi SEO yang kami berikan ini mungkin berhasil bagi kami, tetapi tidak menjamin akan berhasil juga untuk anda.

"Hasil sangat tergantung pada pengalaman, ilmu pendukung, sumber daya, kerja keras dalam mencapai target halaman 1 Google serta keberuntungan anda (baca: nasib)".


Jika anda berhasil mempraktekan 3 ilmu SEO ( Riset Keyword + On-page SEO + Link Building) yang akan kami ajarkan dibawah ini, maka sebenarnya anda sudah selangkah lebih maju dari para kompetitor.


Oke, kita akan mulai dari yang paling mendasar.


Apa itu SEO


​Jika didefenisikan secara bebas, maka kami mengartikan SEO (Search Engine Optimization) sebagai sebuah cara untuk mendatangkan "pengunjung tertarget" melalui mesin pencari seperti Google, Yahoo dan Bing.


​Pola pikir yang harus selalu anda miliki saat melakukan SEO adalah "bagaimana cara mendatangkan pengunjung tertarget". Bukan bagaimana cara mendatangkan pengunjung sebanyak-banyaknya.


Walaupun hanya 20 pengunjung/hari, tapi jika semuanya terkonversi menjadi pembeli, tentu ini sudah sangat baik.


Untuk apa pengunjung 10.000/hari namun tak satupun yang berniat membeli produk anda.


Ini ​justru akan menghabiskan sumber daya yang anda miliki.


Cara yang bisa anda lakukan untuk mendapatkan "pengunjung tertarget" ini adalah dengan mendorong website anda, video anda, blog anda ke halaman 1 (peringkat 1 - 10) mesin pencari.


Anda bisa mendapatkan halaman 1 Google dengan cara SEO


Alasan yang paling mendasar mengapa kita harus menguasai halaman 1 google adalah karena mayoritas mesin pencari hanya menampilkan 10 daftar website di halaman 1.


Peliknya, 99% pengguna internet hanya melihat halaman 1 saja dan  1%-nya saja yang membuka halaman 2 dan seterusnya.


Itulah mengapa anda harus menguasai halaman 1 google. Sehingga website anda mendapatkan 99% pengunjung tertarget yang berpeluang menjadi pembeli.


SEO itu mudah, tidak serumit yang anda bayangkan

Banyak orang yang mengatakan SEO itu rumit dan merepotkan.


Padahal anggapan itu tidak 100% benar.

Anda hanya perlu belajar beberapa hal dasar tentang SEO. 


Selebihnya, praktek dan evaluasi apa yang work dan apa pula yang tidak.


Beberapa Ilmu SEO yang penting untuk anda pelajari adalah cara melakukan riset keyword, optimasi On-page, Optimasi Off-page (Link Building), Brand Building serta pengetahuan tentang update Algoritma Google terbaru.


Kuasai ilmu SEO Dasar diatas, maka anda sudah bisa melakukan optimasi website anda sendiri.


Oke, kita akan mulai dengan belajar cara riset keyword.

​#1. Cara ​Riset Keyword

Ada 2 tujuan utama kita saat melakukan riset keyword.


Pertama menemukan keyword-keyword potensial  dan yang kedua, megetahui level persaingan keyword tersebut.


Keyword yang potensial dilihat dari search intent dan volume pencariannya.


Sedangkan persaingan keyword dilihat berdasarkan metrik SEO yang nanti akan kita bahas pada bab yang lain.

"​Keyword yang ideal dan sangat direkomendasikan adalah keyword yang memiliki search intent sesuai dengan tujuan bisnis anda, volume pencariannya memadai serta memiliki persaingan yang tidak terlalu sulit. Minimal anda bisa memenangkan persaingan tersebut."

Lalu, bagaimana cara kita menemukan keyword-keyword tesebut?


Kita bisa menemukan keyword-keyword tersebut dengan banyak cara. Gratisan maupun yang berbayar.


Untuk tool gratisan anda bisa menggunakan Extension Google Chrome "Keyword Everywhere". 


Sedangkan untuk tool yang berbayar  ada banyak sekali tool yang tersedia.

​Beberapa tool riset keyword berbayar yang sering kami gunakan

  • Long Tail Pro ($25 - $98/bulan)
  • Semrush ($99 - $399/bulan)
  • Ahrefs ($99 - $999/bulan)
  • Alexa
  • KWFinder ($29 - $79/bulan)
  • Google Console (Harus pasang iklan adword dulu)
  •  Dan lainnya

Masing-masing tool riset keyword diatas memiliki cara kerja yang berbeda serta memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.


Saran kami memang harus dicoba untuk mengetahui tool yang paling tepat untuk anda.

​Pada panduan Riset Keyword Gratis ini, kami akan memandu anda melakukan riset keyword menggunakan Ahrefs  (Tool Riset Keyword Berbayar). Silahkan lihat panduannya disini.

​Saatnya menganalisa Kompetitor

Jika anda sudah mengumpulkan daftar keyword yang memenuhi kriteria pertama (search intent dan volume), selanjutnya yang harus anda lakukan adalah  Analisa kompetitor.


Tapi ingat!


Kompetitor disini bukan kompetitor anda di bisnis offline.

Tetapi kompetitor anda di Search Engine Result Pages (SERPs) mesin pencari sepreti Google.


Cara mengetahui kompetitor di google gimana?


Mudah sekali . . .


Ketikan salah satu keyword yang anda dapatkan di Google.


Maka akan muncul 10 daftar website di halaman 1 Google. Mereka itulah kompetitor anda di Google.


Jika anda punya 10 keyword yang ingin dioptimasi, maka sebenarnya anda punya 100 website kompetitor yang harus dianalisa.


Banyak sekali bukan?


Makanya, kami menyarankan agar pada tahap awal ini jangan menargetkan terlalu banyak keyword terlebih dahulu. Fokus 1 - ​5 keyword potensial saja sudah lebih dari cukup.


Jika anda berhasil untuk 1 -3 keyword tersebut, barulah anda optimasi keyword berikutnya.


Begitu seterusnya.


Saat melakukan analisa kompetitor, kita akan mengumpulkan beberapa data-data dasar.


Seperti :

Domain authority, Page Authority, Trust Flow, Citation Flow, Usia website, Jumlah Backlink dan Distribusi anhor text.


Untuk mendapatkan data ini anda bisa menggunakan tool gratisan moz, majestic, whois dan tool lainnya. 


Hanya saja, untuk distribusi anchor text anda hanya bisa menggunakan Ahrefs.

​Untuk anda yang ingin belajar lebih lanjut bagaimana cara melakukan analisa kompetitor menggunakan tools ahref, silahkan lihat panduan berikut ini : Analisa kompetitor menggunakan Ahrefs

​Lebih lanjut tentang cara risekt keywor, silahkan kunjungi halaman cara riset keyword SEO

#2. Optimasi Onpage

Optimasi On-page adalah optimasi yang kita lakukan terhadap website itu sendiri. 


Mulai dari desain website, konten, internal link serta kecepatan dari website tersebut.


Jika riset keyword adalah bagian pertama yang paling penting pada tindakan SEO, maka optimasi On-page adalah bagian keduanya.


Ia ibarat pondasi pada sebuah bangunan. Jika ia rapuh karena dilakukan dengan cara asal-asalan, maka proses optimasi SEO yang anda lakukan akan berujung sia-sia saja.


Itulah mengapa, setelah melakukan riset keyword dan sebelum melakukan link building, maka yang harus kita lakukan adalah optimasi On-page

Ingat! Jangan pernah mengabaikannya. Karena itu adalah kesalahan besar yang akan berujung pada penyesalan. Lakukan SEO On-page terlebih dahulu sebelum SEO Off-page.

Melakukan SEO On-page juga penting untuk menghindari hukuman dari Google Panda.


Bahkan, jika anda melakukan SEO On-page dengan benar, pengalaman pengguna anda juga akan semakin bagus. 


Ini sinyal positif pada google agar memberikan peringkat yang lebih baik.

Nah, bicara tentang SEO Onpage. Tentu ada kriteria yang menjadi ukuran apakah onpage sebuah website/halaman websit buruk atau baik. Kami melihatnya dari beberapa sisi berikut ini :

Usability/Kegunaan

Saat kita ingin melakukan SEO Onpage, maka kita harus mengutamakan pengalaman pengguna.


Disini, pengalaman pengguna ada rajanya. Bahkan google pun, akan mengalah dengan anda jika pengalaman pengguna website anda sangat bagus.


Bahkan sebaliknya. Jika pengalaman pengguna website anda bagus. Peringkat website anda juga akan semakin bagus (baca: naik).


Jadi, fokuslah pada kegunaan untuk para pengguna website anda.

Nilai

Mungkin CTR website anda bagus karena deskripsinya menarik. Loading websitenya juga cepat. Desainnya juga menarik.


Namun, jika konten yang tersedia tidak memberikan manfaat/nilai pada pengguna.


Maka ini akan mengurangi pengalaman pengguna. Dan ini pertanda buruk bagi website anda (baca: Ranking bisa turun).

Konten yang relevan

Agar website anda dinilai memiliki manfaat oleh pengunjung, maka dia harus relevan dengan search intent.


Jangan pernah coba menipu pengguna anda.


Misalnya:

Anda mendapatkan ranking halaman 1 untuk keyword :

"Tool Riset Keyword Gratis", sementara halaman anda membahas tentang "Tool Riset Keyword Berbayar".


 Ini artinya, konten yang ada tidak relevan dengan search intent (niat pengguna menggunakan keyword tersebut). Walaupun sama-sama membahas tentang tool riset keyword.


Jika konten yang tersedia tidak relevan dengan search intent, maka ini akan mengurangi nilai pengalaman pengguna dari website anda.


Akibatnya bounce rate jadi tinggi, time on site jadi turun dan yang paling menakutkan adalah peringkat website anda juga akan ikut turun.

Jadi, pastikan konten yang anda sedikan memang benar-benar relevan dengan search intent.

Link Flow/Internal Link

Selain mempermudah pengguna dalam menemukan konten yang relevan dengan bacaan mereka saat ini, link flow juga berguna untuk mengalirkan kekuatan halaman (berdasarkan metrik) dari halaman 1 ke halaman yang lainnya.


Kekuatan halaman akan terdistribusi dengan baik.

Link Flow ini sebenarnya sebutan lain dari Internal Link.


Struktur internal link yang benar membuat website anda terlihat Authority.


Semakin authority website anda, maka semakin mudah mendapatkan peringkat untuk halaman yang baru saja diterbitkan.

Penempatan kata kunci (Distribusi Keyword)

Penempatan keyword juga sangat berpengaruh pada On-page SEO website anda.


Jadi, pastikan anda menempatkan keyword pada tempat-tempat yang disukai mesin pencari.


Mungkin kami akan menjelaskannya lebih lanjut nanti. Silahkan simak dilain kesempatan.

Lalu apa saja yang harus anda hindari dalam melakukan SEO Onpage, berikut ini adalah beberapa diantaranya :

Karena Algoritma Panda sangat berbahaya bagi website anda. Maka, jangan pernah melakukan apa yang dibencinya.


Berikut ini adalah beberapa hal yang tidak disukai oleh Algoritma Google Panda.

Duplicate Content

Website yang memiliki duplicate content tidak pernah menempai halaman  1 google. Kalaupun ada, itu adalah kebetulan dan tidak akan bertahan lama.


Yang paling mengerikan dari duplicate content adalah mendapatkan hukuman dari Algoritma Panda.


Masalahnya, tidak semua pemilik website yang menyadarinya.


Bahkan sebagian dari mereka sengaja mengambil konten dari website lain dan menerbitkan di websitenya. Kemudian berharap mendapatkan peringkat halaman 1 Google.


Itu tidak akan pernah terjadi. Alih-alih mendapatkan ranking 10 besar.


Justru website anda berpotensi mendapatkan hukuman dari Algoritma Panda Google.

Kepadatan kata kunci (Keyword Density)

Jika beberapa tahun lalu, kepadatan kata kunci lebih 5% pada sebuah halaman website justru mendapatkan peringkat yang bagus, maka berbeda untuk sekarang ini.


Banyak praktisi dan pakar SEO yang menyarankan agar kepadatan kata kunci pada sebuah halaman hanya berkisar antara 1-3% saja.


Jika kepadatan kata kunci pada halaman website anda lebih dari angka tersebut, maka itu akan memberikan sinyal buruk  pada google bahwa website anda telah melakukan tindakan unnatural yang memang tiak disukai Google.


Jadi, gunakanlah kata kunci secara natural. Jangan berlebihan.

Halaman yang tidak berkualitas

Halaman yang memiliki kualitas yang kurang bisa memiliki banyak kriteria.


Namun, kami melihat konten tips ini apabila tidak memiliki manfaat bagi pengguna internet.


Mungkin terlalu banyak iklan, banyak link atau tidak memiliki informasi sama sekali.

Duplicate Meta Tas

Duplicate meta tags tidak jauh berbeda dengan duplicate content.


Google Panda sama sekali tidak suka apabila anda menggunakan meta tags yang sama untuk semua bagian di website anda.


Selain membingungkan google harus memberikan peringkat untuk halaman yang mana, tindakan ini juga terlihat tidak natural dan cenderung mengarah pada tindakan spam.

Brokin Links

Jika terlalu banyak broken link (link putus) dan tidak diperbaiki dalam jangka waktu yang lama, maka kondisi ini memberikan sinyal pada google bahwa anda sama sekali tidak peduli dengan pengalaman pengguna.


Selain itu, broken link juga akan merusak Link Flow pada website anda.


Segera perbaiki broken link pada website anda. Jangan biarkan link rusak terlalu lama.

302 Redirect

Google tidak benci dengan pengalihan 302.


Tapi, jika 302 redirect ini terlalu banyak dan sering dilakukan di website anda, maka ini juga memberikan sinyal unnatural pada google. 


Website anda akan terdeteksi sebagai spam.

Kesalahan Internal Link

Kesalahan Link Flow/Internal Link memang tidak akan membuat website anda mendapatkan hukuman dari Google.


Tetapi, akan mengurangi efektifitasnya untuk meningkatkan authority dari website anda.


Jadi, pastikan tidak terjadi kesalahan Link Flow pada website anda.


Salah satu contohnya adalah menempatkan link yang tidak relevan pada sebuah halaman.


Kesalahan Link Flow bisa meningkatkan bounce rate, menurunkan time on site serta berdampak pada peringkat website anda dalam jangka panjang.

Slow Page Speed

Website yang lambat akan memperburuk pengalaman pengguna. Bounce jadi tinggi. Apalagi time on sitenya.


Ini akan menjadi faktor yang membuat website anda turun secara konsiten.


Jangan terpukau dengan graphic yang bagus, animasi yang memukau, namun butuh waktu yang lama untuk membukanya.


Fokuslah pada kecepatan website anda, baru desain websitenya.

Missing Alt Tags

Semakin lengkap konten anda, maka semakin tinggi poinnya.


Masalahnya, google tidak bisa mendeteksi gambar yang anda pasang jika anda tidak menyertakan Alt Tagnya.


Jadi, pastikan setiap gambar yang anda terbitkan memiliki alt tag yang relevan dengan kontennya.

Menggunakan H1 secara berlebihan

Menggunakan Heading 1 (H1) lebih dari 1 kali seringkali membuat bingung mesin pencari. Apalagi frasa yang anda gunakan tidak sama.


Padahal, salah satu bagian yang digunakan google dalam menentukan peringkat adalah judul yang biasanya memiliki atribut H1.


Jadi, gunakanlah H1 satu sebanyak 1x saja. Jika harus menggunakan hingga 2 kali, pastikan menggunakan frasa yang tidak terlalu berbeda.

#3. Link Building

Link Building adalah proses mendapatkan backlink (tautan) dari website lain menuju website kita, agar website kita semakin populer dan berharga dihadapan Algoritma Google, sehingga mendapatkan peringkat yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Jadi, tujuan kita melakukan "link building" adalah untuk meningkatkan peringkat website di SERPs mesin pencari.

Apa itu Backlink

Backlink adalah tautan (link) yang berasal dari website lain menuju website kita dengan menggunakan anchor text tertentu.


Untuk anchor text ini akan kita akan bahas pada kesempatan lain.


Backlink adalah salah satu faktor penentu peringkat sebuah website di SERPs Google. Untuk daftar lengkap penentu peringkat Google silahkan lihat disini


Agar backlink yang anda pasang benar-benar berpengaruh pada peringkat website, maka anda harus memastikan backlink yang didapatkan adalah backlink berkualitas.

Mengapa Link Building sangat penting, setidaknya untuk saat ini hingga waktu yang belum bisa diperkirakan.

Untuk memahami bahwa melakukan Link Building adalah sesuatu yang penting, maka perlu bagi anda untuk mengetahui bagaimana backlink dibuat, bagaimana mesin pencari seperti google melihatnya serta apa yang bisa mereka interpretasikan dari backlink yang kita buat.


Sebuah backlink terdiri dari 4 komponen berikut :


#1. Tag link, juga lazim disebut dengan tag anchor. Dimulai dengan huruf  "<a".


Merupakan pembuka tag backlink yang menginformasikan pada mesin pencari bahwa ini adalah link yang menuju ke halaman lain.


#2. Link referal location. Biasanya dimulai dengan kode "href", adalah singakan dari "hyperlink referal". Secara umum, kodenya berbentuk seperti :


href="http://www.kaffahmedia.com">.  Untuk kata yang berada diantara tanda kutip 2 adalah link rujukannya atau link tujuannya.


Sebenarnya. kata yang berada diantara tanda kutip ini selalu berupa link halaman. Tetapi juga bisa link gambar, video atau link download.


#3. Anchor text of link. Merupakan anchor yang terlihat oleh pengguna saat berada dihalaman website.


Dan ketika mereka klik, maka pengguna akan diarahkan ke halaman link referal location.


Anchor ini biasanya akan diberikan format dari tek biasa. Lazimnya berawarna biru dan garis bawah.


Gunanya agar pengguna tahu bahwa ini adalah anchor yang bisa mereka klik unutk menuju ke halaman tertentu.


Contoh anchornya : "Belajar membuat website WordPress".


Kata yang berada diantara tanda kutip disebut dengan anchor. Itulah yang biasanya diklik pengguna untuk menuju ke halaman tertentu.


#4. Closure of link tag.


Tag ini berguna untuk memberikan tanda pada mesin pencari bahwa ini adalah akhir dari baclink yang dipasang.


Biasanya formatnya beruba "</a>


Lalu, apa saja kegunaan backlink bagi Google atau mesin pencari lainnya.


Berdasarkan uraian bagian-bagian backlink diatas, maka setidaknya ada 2 kegunaan backlink bagi mesin pencari seperti Google, yaitu :


#1. Untuk menemukan halaman baru

#2. Membantu menilai sebuah halaman dan memberikan peringkat yang tepat untuk halaman website tersebut.


Sebelum memutuskan memberikan peringkat terhadap halaman tertentu.


Pertama kali yang google lakukan adalah penelusuran setiap halaman terhubung dan kemudian menyimpannya di database mereka.


Selanjutnya, dibandingkan dengan halaman lain. Setelah itu barulah mereka memutuskan halaman yang layak untuk diberikan peringkat terbaik.


Saat menilai sebuah halaman, mesin pencari seperti Google tidak hanya menilai isi dari halaman tersebut, tetapi juga backlink (link eksternal) yang mengarah ke halaman tersebut.


Jumlah maupun kualitasnya.

Dari pengalaman kami, setidaknya ada 5 faktor yang mempengaruhi kualitas sebuah backlink. 
Diantaranya:  relevansi, authority, kualitas (real website) serta variasi anchor text yang digunakan.

Salah satu pendiri dari Google, Larry Page menemukan Pagerank sebagai alat untuk mengukur kualitas sebuah halaman.


Dan pagerank ini sangat ditentukan oleh jumlah backlink yang mengarah ke halaman tersebut.


Logika sederhananya, orang tidak akan memasang link ke halaman website anda jika website anda tidak bagus atau bermanfaat.


Anda tentu tidak akan merekomendasikan suatu makanan kecuali karena makanan tersebut enak. 


Begitulah logika backlink dipahami oleh google.

Hanya saja, ternyata pagerank ini sangat mudah dimanipulasi para webmaster.


Sehingga google meniadakannya sejak tahun 2013 (kami tidak mengetahuinya secara pasti). 


Selanjutnya google menggunakan algoritma yang lain untuk mengukur kualitas sebuah website.

Walaupun pagerank sudah ditiadakan oleh google, setidaknya untuk area publik. Namun, backlink tetap saja menjadi faktor penting dalam menentukan peringkat Google.

Tipe backlink, Dofollow Vs Nofollow

Ada 2 jenis backlink yang harus anda ketahui sebelum mulai melakukan link building untuk website anda.


Backlink Dofollow


Backlink dofollow ini adalah backlink yang sangat dipertimbangkan oleh Google.


Jika backlink yang anda dapatkan adalah backlink dofollow, maka ini berarti sumber backlink tersebut ingin memberikan isyarat pada google bahwa link tautan yang mereka berikan adalah link tautan yang layak dipertimbangkan.


Contoh link dofollow :

<a href="http://www.kaffahacademy.com/belajar-seo/">Belajar SEO</a>

Tidak ada rel = "nofollow"-nya


Backlink Nofollow


Sementara untuk backlink Nofollow berarti sebaliknya. Ini backlink yang sama sekali tidak dipertimbangkan oleh google untuk meningkatkan peringkat website anda.


Tapi tunggu dulu. Backlink Nofollow ini bukan tidak ada manfaatnya.


Backlink Nofollow ini sangat bermanfaat untuk menyeimbangkan profil backlink yang anda miliki, sehingga terlihat sebagai sesuatu yang natural.

Contoh link nofollow :

<a rel="nofollow" href="http://www.kaffahacademy.com/belajar-seo/">Kursus SEO Gratis</a>

Disana ada rel="nofollow" yang menunjukan identitas link nofollow

​5 kriteria backlink yang berkualitas bagus

#1. Relevan


Sebuah backlink dikatakan relevan apabila domain dan halaman tempat backlink dipasang memiliki topik yang sama dengan website kita.


Jika website anda membahas tentang Bisnis, maka usahakan juga mendapatkan backlink dari website yang membahas tentang bisnis.


Jika website anda berbahasa Indonesia, maka pastikan juga backlinknya berasal dari halaman yang berbahasa Indonesia juga.


Walaupun terkadang pada realitanya sangat sulit sekali.


Tetapi sebagai praktisi SEO kita tidak boleh kehilangan akal.


Pada Kursus SEO Premium, kami sudah membahasnya secara detail. Bagaimana membuat sumber backlink kita relevan dengan website kita.


Sehingga dinilai sebagai backlink yang berkualitas.


#2. Berasal dari website Authority


Backlink yang berasal dari website authority.

​Seperti Wikipedia, detik, okezone dan lainnya sangat bagus untuk meningkatkan peringkat website kita di SERPs.


Kita bisa melihat sebuah website authority atau tidak berdasarkan metrik yang dikeluarkan oleh pihak ketiga.


Walaupun metrik ini tidak bisa kita jadikan satu-satunya acuan dalam menentukan authoritynya sebuah website.


Dalam hal ini metrik yang dikeluarkan oleh Moz, Ahrefs dan Majestic.


Mulai dari Domain Authority (DA), Page Authority (PA), Trust Flow (TF), Citation Flow (CF), Url Rank (UR) dan Domain Rank (DR).


 Bahkan authority-nya sebuah website bisa juga dilihat dari jumlah konten dan trafik yang dihasilkan.


Mendapatkan backlink yang relevan dari website authority bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan biaya yang tidak sedikit.


Selain itu, menemukan website authority itu sendiri juga bukan perkara mudah.


Ini adalah tantangan lain dari proses SEO yang anda lakukan.


#3. Berasal dari Real Website


Ya. Backlink anda juga harus berasal dari real website.


Real website disini maksudnya adalah backlink yang berasal dari website yang memiliki pengunjung. Baik pada halaman tempat anda memasang backlink maupun pada halaman lain.


Jika anda berhasil menggabungkan antara relevansi + authority + website with real traffic, bisa dikatakan kualitas backlink yang anda dapatkan nyaris sempurna.


Sebenarnya, mendapatkan backlink dari website yang memiliki trafik memiliki banyak keuntungan.


Salah satu keuntungan memasang backlink pada website yang memiliki trafik adalah mendapatkan limpahan (baca: bonus) trafik dari website tersebut.


Menariknya, semakin sering backlink kita tersebut di-klik pengunjung, maka semakin bagus sinyal yang diberikan pada google (jarang sekali orang yang mengetahui ini).

Pada Kursus SEO Premium, kami juga membahas bagaimana cara membuat website yang relevan + Authority dan memiliki pengunjung, sehingga memenuhi kriteria backlink berkualitas yang kita inginkan.

Mendapatkan backlink dari real website seperti ini bisa juga anda lakukan dengan menjadi penulis tamu pada website sahabat anda yang sudah ramai pengunjungnya.


#4. Variasi Anchor Text


Sembarangan dalam menggunakan anchor text selain sangat sulit diukur juga sangat beresiko mendapatkan hukuman dari Google.


Sehingga kita harus melakukannya dengan porsi yang terukur dan sesuai.


Menggunakan anchor text yang tidak relevan dengan website anda tidak akan berpengaruh pada peringkatnya di mesin pencari, sebaliknya menggunakan anchor text utama yang terlalu berlebihan bisa mengundang terjadinya hukuman dari Google.


Untuk strategi SEO pada tahun ini, kami menyarankan agar anda menggunakan anchor text branded lebih banyak dari anchor text utama yang anda target.


Contoh anchor text branded dan naked url :

Kaffah Academy, Kaffahacademy.com, www.kaffahacademy.com, http://www.kaffahacademy.com serta Kaffahacademy


Jika anda ingin belajar lebih banyak tentang Anchor Text ini, silahkan lihag disini : Panduan Anchor Text 2018


Berasal dari website yang memiliki topik yang tidak dilarang


Kami juga menyarankan kepada anda agar menghindari website yang dilarang oleh google.


Salah satunya adalah website yang menjual senjata, judi, viagra dan sejenisnya.


Memang belum bisa dibuktikan apakah ini memicu dampak buruk bagi website anda atau tidak. Namun, kami menyarankan agar anda mengambil jalur aman untuk website anda.


Pilihannya terserah anda.

​Hindari backlink ini pada tier 1

Ada beberapa sumber backlin yang seharusnya tidak pernah anda gunakan sebagai sumber backlink bagi website utama anda.


Jika anda memaksakan diri untuk menggunakannya, maka resiko mendapatkan hukuman dari Google akan semakin besar.

​Berikut ini adalah beberapa backlink yang tidak kami sarankan langsung mengarah ke website utama anda.


Catat!!


#1. Komentar Blog Dofollow


Jika anda belum pernah mendengar kata-kata Dofollow, kita akan membahasnya pada kesempatan lain.


Disatu sisi, baclink dofollow sangat berpengaruh pada peringkat website.


Disisi lain, jika backlink dofollow tersebut berasal dari komentar blog dofollow, anda harus berhati-hati.


Pada umumnya, komentar blog dofollow terdapat banyak sekali backlik yang mengarah pada situs yang berbeda.


Seperti backlink yang mengarah pada website judi, website yang menjual viagra dan sejenisnya.


Ini tidak bagus untuk website utama anda.


Tapi, jika anda ingin menggunakannya untuk backlink website tier two (level 2) menurut kami tidak ada masalah.


Mungkin kita juga akan membahas mengenai Backlink Tier 1 dan 2 ini pada lain kesempatan.


#2. Backlink yang berasal dari Sidebar dan Footer Links


Beberapa waktu lalu, kami melakukan kesalahan besar.


Kami tidak sadar berkomentar pada blog yang memasang "komentar terbaru" dibagian sidebar.


Setelah kami berhasil berkomentar, tiba-tiba beberapa hari setelah itu terjadi lonjakan backlink pada website kami.


Masalahnya backlink tersebut berasal dari website yang sama (tempat kami berkomentar tadi).


Ada sekitar 5000+ backlink dalam beberapa hari dari 1 domain saja.


Sangat jelas sekali ini terindikasi tindakan yang tidak natural dalam link building.


14 hari setelah itu peringkat website kami turun untuk banyak keyword yang sebelumnya memiliki peringkat yang bagus. Mulai dari page 1 hingga page 2 hasil pencarian Google.


Yang paling menyedihkan, website kami turun untuk keyword yang volume pencariannya cukup besar, yakni 450.000 pencarian/bulan.


Sebelumya ranking 12 turun ke halaman yang sama sekali tidak terdeteksi.


Inilah akibat buruk jika kita nekat menggunakan backlink yang berasal dari sidebar dan Footer.


Kita harus berhati-hati dengan backlink jenis ini.


#3. Backlink yang menggunakan Software otomatis


Kami tidak mengatakan bahwa anda dilarang menggunakan software otomatis.


Silahkan gunakan software otomatis, tapi jangan untuk website utama anda.


Karena, menggunakan alat otomatis ini kita tidak bisa mengontrol kualitas backlink secara ketat.


Jika ada 1 backlink saja yang tidak memenuhi standar backlink berkualitas yang sudah kita bahas sebelumnya, maka sangat beresiko menurunkan peringkat website anda.


Jadi, gunakanlah software link building otomatis selain Tier One (backlink level 1).


Untuk backlink Tier One kami sarankan untuk melakukannya secara manual berdasarkan panduan yang sudah kami berikan.


Kami harap, dengan mengetahui urgensi link building, pengaruh backlink terhadap peringkat website, backlink yang disukai google serta backlink yang harus anda hindari.


Anda sudah bisa melakukan link building mandiri secara tepat untuk meningkatkan peringkat website.


Itulah mengapa belajar SEO menjadi bagian yang sangat penting bagi anda.

​Belajar SEO Lanjutan

Beberapa waktu ke depan, kami berencana akan membuka Kursus SEO Lanjutan versi berbayar.


Kursus SEO ini kami khususkan pada anda yang mengelola website perusahaan.


Objective dari Kursus SEO ini adalah agar anda bisa meranking keyword apapun tanpa harus menyewa Konsultan SEO lagi. Seperti yang sebelumnya anda lakukan.

​Materi yang akan kami bagikan pada anda

​Melalui kursus ini, anda akan belajar bagaimana melakukan riset keyword yang benar, bagaimana melakukan SEO On-page lanjutan termasuk mengatasi masalah-masalah yang sering dihadapi dan bagaimana melakukan Link Building.


Tidak itu saja, kami akan menyiapkan Worksheet untuk anda. Apa yang harus anda lakukan pertama kali, bulan ke 1, 2,3 dan setetusnya.


Sehingga proses SEO anda berjalan dengan baik.


Materi yang kami berikan hampir 90% praktek. Materi kami sajikan berupa video, excel dan format pdf.


Diharapkan, dengan materi yang banyak praktek ini, anda lebih mudah memahami step by step dalam melakukan SEO terhadap website anda.


Selain itu, kami juga akan memandu anda bagaimana melakukan outsourcing untuk bagian-bagian tertentu dari tugas-tugas SEO anda. Sehingga anda tidak dibuat pusing oleh pekerjaan teknis yang anda tidak kuasai.


Pada materi Belajar SEO Lanjutan ini, kami berusaha untuk memberikan materi yang lebih lengkap dan mendalam.


Sehingga proses belajar SEO yang anda lakukan tidak sia-sia.


​Update Jadwal Launching Belajar SEO Lanjutan lebih awal

​Paket wisata Belitung kami sediakan untuk Anda yang ingin merasakan liburan asik di Belitung dengan budget yang sesuai. Yuk coba paket wisata Bangka Belitung yang kami sediakan. 

Why Wait? Get the book now (from Amazon):

©​Kaffah Academy. All rights Reserved I Disclaimer